Td siang dapet kiriman email dr Ivan klo Edward Chen ternyata meritnya juga disana. Kerennn.. siapa tau nanti ada anak PD yg merit disana yahhh ^^
Kesempatan kali ini g tergelitik ingin mengupas ayat dari Ko Dapit yg :
"Dan mereka yang ditentukan-Nya dari semula, mereka itu juga dipanggil-Nya. Dan mereka yang dipanggil-Nya, mereka itu juga dibenarkan-Nya. Dan mereka yang dibenarkan-Nya, mereka itu juga dimuliakan-Nya."
Ada 4 tahap yg dilakukan Tuhan bagi kita anak2Nya
1. Ditentukan
2. Dipanggil
3. Dibenarkan.
4. Dimuliakan.
Luar biasa. Sesuatu yg gak lazim terjadi di dunia kita.
Biasanya yg kita jumpai di kehidupan sehari2 cuma sampe di no 2. No 3 itu uda sangat jarang sekali.
Contoh dalam dunia kerja.
Ketika bos telah menentukan akan memakai jasa kita. Pasti dia juga akan memanggil kita (walaupun kadang ditunda2 jg =P)
Tetapi untuk pembenaran, akan melihat banyak faktor.
Contohnya dari pribadi si boss sendiri, apakah dia seorg yg strict, apakah dia cocok dg pribadi kita, dilihat dari siapa yg salah, siapa yg paling pandai menjilat si boss dsb.
Apalagi untuk memuliakan. Sangat sulit. Seringkali bahwa si karyawan harus mempunyai suatu prestasi yg luar biasa baru dapat permuliaan. Bisa 1:100.
Itupun paling cuma berupa pemberiah piagam, hadiah, naik pangkat dsb.
Habis itu selesai semua. Dia tetep harus berjuang lagi.
Beda dg janji Tuhan di RM 8: 30 itu.
Dia sudah menentukan kita sejak kita baru diciptakan. Saat kita belum punya dan belum bisa apa2. Gak perlu CV, gak perlu ijasah, gak perlu disogok.
Dia panggil kita. Tanpa requirement apa2. Gak perlu IP 4, gak perlu jago inggris, gak perlu punya SIM A. Bahkan ketika kita tolak panggilanNya, Dia tetap menanti dg sabar. Gak usah takut, tidak akan pernah ada istilah "loket pendaftaran sudah tutup"
DIa membenarkan kita.
Pembenaran akan segala hal. Walaupun kita rapuh, walopun kita salah ngomong, salah bertindak, walopun kita kurang segalanya dari rival kita. Akan tetap dibenarkan oleh Dia. Karena Dia Boss dr segala boss. Siapa yg berani lawan? heuheuehue
Dia memuliakan kita.
Dibenarkan saja kita sudah bersyukur banget, apalagi sampe dimuliakan? Contoh sederhana ketika g pertama kali masuk kantor yg sekarang. Too many problems in there. Gue sebagai org baru yg masih gak tau apa2, pada hari kedua udah disuruh kasih speech di depan kurang lebih 50 org.
OMG gue merasa gak tau harus ngomong apa. Sedangkan mereka berharap banget ada suatu solusi yg akan dikeluarkan manajemen.
Saat itu, sebelum maju g sempet doa sebentar minta hikmat, apa yg harus g omongin. SAat itu yg g dapet, Tuhan cuma suruh ngomong jangan panjang2, sedikit saja, "Puji mereka" kata Dia.
What?? awal g merasa ragu. Puji? puji apanya? wong g sebagai org baru aja langsung tau bahwa kerjaan mereka pada gak beres koq.
Yasudah, karena lagi ngeblank dan gak tau lagi ngomong apa. G coba setia aja.
Speech g cuma terjadi beberapa menit. N u know apa yg terjadi?
Tepuk tangan membahana di satu ruangan itu. Amazing, Puji Tuhan!!
Saat itu g tau itu bukan karena kuat dan gagah g pribadi. Semua karena Tuhan. Dia membenarkan g saat itu - "Buluh yg terkulai takkan dipatahkanNya" -
Dan setelah itu perjalanan hidup g di kantor berjalan aman lancar.
Itu baru sedikit contoh dibenarkan oleh Tuhan dalam kehidupan perkerjaan g.
G yakin kalau dimuliakan di hadapanNya akan lebih dahsyat lagi. I can't imagine it.
Ayo teman2 terus kita kejar kemuliaan Tuhan, karena pada dasarnya kita sudah dipilih dan dipanggil.
"Dan mereka yang ditentukan-Nya dari semula, mereka itu juga dipanggil-Nya. Dan mereka yang dipanggil-Nya, mereka itu juga dibenarkan-Nya. Dan mereka yang dibenarkan-Nya, mereka itu juga dimuliakan-Nya."
Gbu n Fam ^^
Minggu, 13 September 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar