Minggu, 13 September 2009

Murid2 yang mengundurkan diri di Galilea

Hari ini g baca Yoh 6 : 60-66

MURID – MURID YANG MENGUNDURKAN DIRI DI GALILEA
6:60
Sesudah mendengar semuanya itu banyak dari murid-murid Yesus yang berkata: "Perkataan ini keras, siapakah yang sanggup mendengarkannya?"
6:61
Yesus yang di dalam hati-Nya tahu, bahwa murid-murid-Nya bersungut-sungut tentang hal itu, berkata kepada mereka: "Adakah perkataan itu menggoncangkan imanmu?*
6:62
Dan bagaimanakah, jikalau kamu melihat Anak Manusia naik ke tempat di mana Ia sebelumnya berada?
6:63
Rohlah yang memberi hidup, daging sama sekali tidak berguna. Perkataan-perkataan yang Kukatakan kepadamu adalah roh dan hidup.
6:64
Tetapi di antaramu ada yang tidak percaya." Sebab Yesus tahu dari semula, siapa yang tidak percaya dan siapa yang akan menyerahkan Dia.
6:65
Lalu Ia berkata: "Sebab itu telah Kukatakan kepadamu: Tidak ada seorangpun dapat datang kepada-Ku, kalau Bapa tidak mengaruniakannya kepadanya."
6:66
Mulai dari waktu itu banyak murid-murid-Nya mengundurkan diri dan tidak lagi mengikut Dia.


Ternyata Muntaber (mundur tanpa berita) di komunitas gereja sudah terjadi dari jaman Yesus dulu. Orang2 yg merasa ajaran Yesus terlalu “keras” merasa tidak cocok, dan akhirnya mundur secara teratur.
Loh? Kok ajaran Yesus keras sih? Bukankah Dia mengajarkan cinta kasih?

Untuk sampai “level” tertentu menurutku kita harus menerima ajaran yg sedikit lebih “keras”. Ini menunjukkan seberapa jauh rohani kita bertumbuh. Tepat seperti ada pepatah semakin tinggi pohon, anginnya makin kencang.
Yang dimaksud keras disini bukan untuk semata-mata menghajar kita, tetapi memang kita butuhkan agar kita semakin kuat dan tangguh di dalam Dia.
Ibaratnya ketika kita sudah beranjak dewasa, gak mungkin kan masih makan bubur bayi dan disuapin mama? Kita harus lebih mandiri dan kuat. Makanya ajaranNya agak lebih “keras”.
Tuhan sendiri juga gak ingin laskar2 nya di dunia ini lembek.

Apakah kita salah mengenal dan menerima Kristus? Kok rasanya ketika sudah memutuskan untuk lebih dalam lagi mengikut Dia, masalah dan hantaman rasanya datang lebih bertubi-tubi?
Dalam ayat ke 65 dijelaskan, ini bukan suatu kebetulan. Kita semua memang pilihanNya. We are Special!! Karena Allah Bapa pribadi yg telah memilih kita.
Jadi jangan takut, percaya saja. Semua sungguh untuk kebaikan kita semua. Tidak ada sesuatu yg sia2 kalau kita lakukan sepenuh hati untuk Tuhan.

Jadi maukah kamu tetap setia ikut Tuhan Yesus? Atau mau jadi bagian dari murid2 yg mengundurkan diri di Galilea?

Thx, Gbu n Fam ^^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar