Minggu, 13 September 2009

Perkawinan di Kana

So kita lanjut lg sekarang.

PERKAWINAN DI KANA
2:1. Pada hari ketiga ada perkawinan di Kana yang di Galilea, dan ibu Yesus ada di situ;
2:2 Yesus dan murid-murid-Nya diundang juga ke perkawinan itu.
2:3 Ketika mereka kekurangan anggur, ibu Yesus berkata kepada-Nya: "Mereka kehabisan anggur."
2:4 Kata Yesus kepadanya: "Mau apakah engkau dari pada-Ku, ibu? Saat-Ku belum tiba."
2:5 Tetapi ibu Yesus berkata kepada pelayan-pelayan: "Apa yang dikatakan kepadamu, buatlah itu!"
2:6 Di situ ada enam tempayan yang disediakan untuk pembasuhan menurut adat orang Yahudi, masing-masing isinya dua tiga buyung.
2:7 Yesus berkata kepada pelayan-pelayan itu: "Isilah tempayan-tempayan itu penuh dengan air." Dan merekapun mengisinya sampai penuh.
2:8 Lalu kata Yesus kepada mereka: "Sekarang cedoklah dan bawalah kepada pemimpin pesta." Lalu merekapun membawanya.
2:9 Setelah pemimpin pesta itu mengecap air, yang telah menjadi anggur itu--dan ia tidak tahu dari mana datangnya, tetapi pelayan-pelayan, yang mencedok air itu, mengetahuinya--ia memanggil mempelai laki-laki,
2:10 dan berkata kepadanya: "Setiap orang menghidangkan anggur yang baik dahulu dan sesudah orang puas minum, barulah yang kurang baik; akan tetapi engkau menyimpan anggur yang baik sampai sekarang."
2:11 Hal itu dibuat Yesus di Kana yang di Galilea, sebagai yang pertama dari tanda-tanda-Nya dan dengan itu Ia telah menyatakan kemuliaan-Nya, dan murid-murid-Nya percaya kepada-Nya.

Salah satu kisah penting dalam perjalanan hidup Yesus. Disinilah Dia untuk pertama kalinya melakukan mukjizat.
Ayat ini merupakan juga salah satu kekuatan umat Khatolik. Dimana banyak dr Kristen lain yg tidak mengerti mengapa org Katholik begitu menghormati Bunda Maria.
Dalam kisah ini terlihat jelas, bahwa Yesus sangat menghormati Bunda Maria. Bahkan Ia rela mengganti "rencanaNya". Karena awalnya harusnya Yesus belum melakukan mukjizat pada saat itu. Tetapi karena Ibunya yg minta, Ia pun menurutinya.
Point pertama: Yesus saja menghormati Maria, mengapa kita tidak?

Teman2 gue akui, kisah ini mempunyai misteri iman tersendiri. Beberapa saat g merenung, masih ada beberapa pertanyaan yg belum g temukan jawabannya. G akan coba pikirkan, sekalian semoga teman2 juga bisa iutan share pendapat kalin disini.
Berikut pertanyaan2nya:
1. Kalau saat itu belum saatNya, jadi kapan saat sebenarnya Yesus harusnya pertama kali menemukan mukjizat? Kalau menurut injil Yohanes, baru ada mukjizat lg ketika ada penyembuhan di kolam Betsaida ( Yoh 5)
2. Knp pelayan2 itu mau saja menuruti perintah Yesus, padahal dia hanya tamu undangan?
3. Mengapa Maria begitu yakin, bahwa inilah saat yg paling tepat untuk memulai semuanya?

Oke 3 dulu bro, tolong bantu gue mikir yooo...
Thx :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar